Kwarcab GP Muba Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Satgas Pramuka Peduli

Kwarcab Muba
April 13,2019
Leave a comment
145 Views
Kwarcab Muba, Pramuka Peduli

Foto bersama TIM Pramuka Peduli disela kegiatan penanggulangan bencana dan Satuan Tugas Pramuka Peduli di Gedung Wisma Atlit Sekayu (14/03/2019)

Pramuka Peduli Kwarcab muba

Suasana pelatihan Penanggulangan Bencana dan Satgas Pramuka Peduli, Sekayu (14/03/2019)

Kwarcab Muba, Pramuka Peduli, Musi Banyuasin

Sekretaris Kwarcab GP Muba Sumadi MS, SE., M.Si, Wakil Ketua Kwarcab GP Muba Bidang Hubungan Masyarakat H Firdaus Marvel’s M.Si dan TIM saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Kelurahan Kayuara (14/03/2019)

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin (Kwarcab GP Muba) melalui bidang Hubungan Masyarakat melaksanakan Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Satuan Tugas Pramuka Peduli tahun 2019 di gedung Wisma Atlit Sekayu Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Kamis, (14/03/19).

Acara tersebut diisi dengan penyampaian materi tentang Penanggulangan Bencana dan Satgas Pramuka Peduli. Wakil Ketua Kwarcab GP Muba Bidang Hubungan Masyarakat H.Firdaus Marvel’s M.Si selaku pemateri menyampaikan, bahwa Sudah sepatutnya dari Gerakan Pramuka tumbuh kader-kader Pramuka patriot lingkungan untuk menjaga, memelihara dan mengelola lingkungan hidup kearah lebih baik, sesuai dengan Juknis yang diterbitkan kwarnas.

“Kwartir Nasional telah menerbitkan Juknis Pramuka Peduli Pelestarian Lingkungan Hidup dan Panduan Program Gudep Ramah Lingkungan. Penerbitan kedua petunjuk tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor: 106 Tahun 2017 tentang Panduan Program Gugus depan Ramah Lingkungan dan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor: 107 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Pramuka Peduli Pelestarian Lingkungan Hidup”. Kata kak H Firdaus Marvel’s.

Selanjutnya kak H.Firdaus Marvel’s M.Si yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Musi Banyuasin mengajak peserta pelatihan untuk ikut mensukseskan pemilu serentak 17 april mendatang.

“Kakak-kakak sekalian, 17 april 2019 bulan depan, kita akan melaksanakan Pemilu serentak, dengan datang ke TPS dan memilih pasangan Presiden dan wakil Presiden, anggota DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota, berarti kita telah ikut mensukeskan Pemilu serentak tahun 2019”, Terang Kak Firdaus.

“Pemilu ini merupakan tanggung jawab kita sebagai Warga Negara yang memenuhi syarat untuk memilih, untuk itu Sosialisasi tentang Pemilu ini perlu sekali khususnya dilingkungan kita sendiri dengan Pola Sosialisasi berbasis keluarga dan organisasi seperti pada saat ini, pastikan keluarga dan lingkungan masyarakat disekitar kita sudah terdaftar sebagai pemilih dan Pemilih Cerdas akan memilih dengan Hati Nurani”, tukasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat sekitar yang merupakan bagian dari Program Pramuka Peduli.  Didampingi Ka. Kwarcab GP Muba dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Kwarcab GP Muba Sumadi MS, SE., M.Si bersama Tim Pramuka Peduli yang dikoordinatori oleh IPTU Tato Kusudiarto dan Wakil Ketua Kwarcab GP Muba Bidang Hubungan Masyarakat H.Firdaus Marvel’s M.Si, Kak Ina Indrayanti AP, Kak Ardi Ningsih, Kak Doni dan Kak Darul Kutni menyampaikan bantuan yang sudah disiapkan tim pramuka peduli.

Kali ini ada dua titik di Kelurahan Kayuara yang menjadi target tim Pramuka Peduli, bantuan berupa beras tersebut langsung diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tim Pramuka Peduli menyiapkan beras 10 karung setiap bulannya untuk diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, Pramuka Peduli juga menerima jika ada donatur dan dermawan yang bersedia memberikan bantuan melalui Program Pramuka Peduli, In Syaa Allah akan kami salurkan kepada yang membutuhkan”. Ujar kak Firdaus.

Tim Pramuka Peduli telah dibentuk sejak tahun 2000. Pada sejumlah Kwartir Daerah, mereka mengembangkannya sesuai kondisi geografi, potensi bencana dan karakteristik lokal lainnya.

Pada gempa dan tsunami di Aceh tahun 2004, ratusan anggota Pramuka Peduli dari berbagai daerah telah hadir sejak pekan-pekan pertama bencana atau masa tanggap darurat.

Pada masa pasca bencana Aceh, Kwarnas mengadakan Community Development Camp (Comdeca) yang diikuti Pramuka Penegak dan Pandega utusan Kwarda seluruh Indonesia. Kegiatan ini didukung World Organization of the Scout Movement (WOSM).

 

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *